Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Polisi Belum Menyelidiki Dugaan Jaringan Scammer di BCA Cabang Tomang Elok Medan, Korban Desak Kapolda dan Kapolri Turun Tangan

INFO NASIONAL, MEDAN. — Hingga Jumat, 19 Juni 2026, Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan, belum melakukan penyelidikan langsung terkait dugaan operasi jaringan scam yang menimpa nasabah di Bank BCA Cabang Pembantu Tomang Elok, Medan. Kasus ini memicu keresahan luas setelah sejumlah korban melaporkan kerugian besar.

Korban bernama Yanti Nirwana Syahfitri Lubis telah memberikan surat kuasa kepada penyidik Polrestabes Medan, Brigpol Ladeta Simanjuntak, SH, serta kepada penyidik Ditres Siber Polda Sumatera Utara. Surat kuasa kepada Ditres Siber Polda Sumut ditujukan kepada beberapa penyidik, yakni Kompol Zulfikar, SH, MH (Kanit 2 Subdit 1 Ditres Siber), AKP Viktor R.P. Pasaribu (Panit 1 Unit Subdit 1 Ditres Siber), dan Aipda (Ba Unit 2 Subdit 1 Ditres Siber).

Meski laporan resmi telah diserahkan, hingga kini belum ada tindakan pemeriksaan atau klarifikasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap pihak Bank BCA Cabang Pembantu Tomang Elok. Awak media Aktual yang menyambangi kantor cabang tersebut menemui kepala cabang dengan inisial DN. Menurut DN, pihak kepolisian belum datang atau meminta keterangan terkait dugaan peristiwa tersebut.

Dalam pernyataannya, Yanti, yang mengaku menjadi korban jaringan scam, berharap agar Kapolda Sumut dan Kapolri lebih memfokuskan upaya pengungkapan dan penangkapan pelaku. Yanti menekankan bahwa jumlah korban dan besaran kerugian tidak lagi kecil; korban tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan total kerugian telah mencapai ratusan miliar rupiah, bukan sekadar puluhan miliar. “Kami meminta penegakan hukum yang tegas agar pelaku segera ditangkap dan kerugian masyarakat dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi terhadap pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polrestabes Medan belum membuahkan jawaban resmi. Begitu pula permintaan klarifikasi lebih lanjut ke Bank BCA pusat belum diterima. Redaksi akan terus mengikuti perkembangan dan mengupayakan pernyataan resmi dari pihak terkait. (yl)